PENGARUH KEUNGGULAN BERSAING, TATA KELOLA DAN
MANAJEMEN RISIKO TERHADAP KEBERLANGSUNGAN
BISNIS BIRO PERJALANAN WISATA KONVENSIONAL DI
WILAYAH JAKARTA DENGAN AGILITY SEBAGAI VARIABEL
INTERVENING
Perkembangan sektor kepariwisataan menjadikan persaingan bisnis perjalanan
wisata semakin ketat dan dinamis. Selain itu hadirnya Online Travel Agency
(OTA) membawa trend baru bisnis perjalanan wisata yang menjadi tantangan bagi
Biro Perjalanan Wisata konvensional untuk meningkatkan layanan dan memiliki
strategi untuk Keberlangsungan Bisnisnya. Penelitian ini bertujuan untuk
mengungkap pengaruh Keunggulan bersaing, Tata kelola dan Manajemen Risiko
Biro Perjalanan Wisata konvensional dalam menghadapi Keberlangsungan bisnis
perjalanan wisata melalui agility sebagai variable intervening di wilayah DKI
Jakarta sebagai lokus penelitian. Penelitian ini mengunakan metode kuantitatif
dengan kuesioner sebagai teknik pengambilan data yang dianalisis menggunakan
Structural Equation Model (SEM) Partial Least Square (PLS). Responden yang
terlibat dalam penelitian ini sebanyak 372 pengelola Biro Perjalanan Wisata
konvensional di Wilayah DKI Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan terdapat
pengaruh langsung dan pengaruh tidak langsung Keunggulan Bersaing, Tata
Kelola dan Manajemen Risiko terhadap Keberlangsungan Bisnis yang
dipengaruhi pula oleh Agility sebagai variable intervening.