Trisakti Institute of Tourism Library
Kerak telor adalah kuliner tradisional khas Betawi yang memiliki nilai historis dan budaya yang tinggi. Namun, popularitasnya cenderung menurun di tengah persaingan dengan kuliner modern dan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kerak telor terhadap daya tarik wisata kuliner di Jakarta. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data…
Dusun Kranjang adalah sebuah Dusun yang berada di Desa Wayame Kecamatan Teluk Ambon. Dusun kranjang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi salah satu detsinasi wisata yaitu agrowisata, karena Adanya pertanian sayuran yang sudah berkembang di kawasan tersebut dan letak kawasan yang strategis serta memiliki keadaan alam yang masih asri. Wilayah ini terletak pada dataran tinggi sehingg…
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif melalui pendekatan kuantitatif dengan penarikan sampel berdasarkan wisatawan yang pernah mengunjungi Kawasan Kota Tua Jakarta. Jumlah sampel yang perlukan sebanyak 100 orang berdasarkan perhitungan rumus Slovin. Uji yang dilakukan pada penelitian ini terdiri dari uji validitas, uji reliabilitas, analisis statistik deskriptif, analisis regresi li…
Pariwisata merupakan kebutuhan manusia untuk menikmati keindahan alam dan berekreasi, Indonesia adalah sebuah negara dengan berbagai jenis bentang alam yang kaya, yang mencakup pegunungan di banyak tempat. Sebagai anggota Cincin Api Pasifik, Indonesia memiliki lebih dari 400 gunung. Gununggunung di Indonesia memiliki peranan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya Air Te…
Pariwisata budaya merupakan salah satu sektor yang berpotensi besar untuk meningkatkan ekonomi lokal dan melestarikan warisan budaya. Di Indonesia, banyak destinasi wisata budaya yang menawarkan pengalaman unik bagi wisatawan. Salah satunya adalah Kampong Rumah Adat Gebong Memarong di Dusun Air Abik, Bangka. Dengan keunikan arsitektur dan tradisi lokal, tempat ini memiliki daya tarik yang signi…
Potensi dan daya tarik Desa Wisata Cisande saat ini masih belum optimal dikembangkan. Perlu diingat bahwa dalam mengoptimalkan berbagai potensi dan daya tarik wisata di suatu destinasi wisata khususnya desa wisata maka prinsip-prinsip keberlanjutan yaitu prinsip ekologi, ekonomi, dan budaya penting untuk diterapkan demi menjaga keberlanjutan dari Desa Wisata itu sendiri.
penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kosep 3A (Atraksi, Aksesibilitas, Amenitas) dan bauran promosi dalam pengembangan potensi destinasi wisata Pasir Gibug, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan dengan nilai korelasi sebesar 0,816 dan nilai koefisien determinasi sebesar 66% yang menandakan daya tarik wisata memiliki hubungan yang sangat kuat terhadap keputusan berkunjung wisatawan dalam mengunjungi destinasi tersebut