Trisakti Institute of Tourism Library
Hidup Pange dihabiskan untuk menguji game sebelum dilempar ke pasaran, sampai waktu tidur pun kurang, terkadang sampai bermalam di kantor. Pange semakin mempertanyakan kehidupan pekerjaannya setelah bertemu Magda, pustakawati di perpustakaan dekat kantornya yang menganggap game hanyalah sebuah teknologi tanpa substansi.
Sebenernya, hidup itu bukan tentang pertemuan saja. Ada hal lain yang akan kita lewati nantinya. Iya, apalagi kalau bukan perpisahan. Yah, walau kita tahu, ini bukan karena kesengajaan yang telah di rencankan, melainkan ini karena takdir Tuhan yang sulit untuk diterka.
“Ssttt. Ada gosip. Katanya Bu Renata hari ini menikah dengan Pak Aris.” Mei tiba-tiba mencolek lenganku lalu membisikkan kata-kata itu. Oh Tuhan, aku nyaris pingsan mendengarnya! Jadi, dia mempermainkanku? Setelah dia mutusin aku dulu, kembali mendekatiku di kampus, sekarang dia akan menikah, padahal beberapa hari sebelumnya menciumku? Rara tidak menyangka dia akan bertemu lagi dengan manta…
Sebagian di antara kita mungkin pernah berada di situasi yang sama: Mencintai seseorang tanpa keberanian untuk menyatakan. Rasanya, lebih bisa bertahan dengan sesuatu yang mengganjal perasaan ketimbang kehilangan rasa nyaman. Begitu juga Adit dan yara, mereka hanya mencintai sebatas dalam diam. persahabatan tak boleh dirusak oleh percintaan, katanya. namun, pada akhirnya kita harus memilih, sel…
Prosiding Seminar Nasional Bahasa dan Sastra (SNBS) 1 ini merupakan hasil Seminar Nasional Bahasa dan Sastra yang diikuti peserta dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, dosen, guru, sastrawan, dan peneliti. Prosiding ini memuat hampir seluruh pemakalah bahasa dan sastra dalam bingkai penguat jati diri bangsa mulai dari kelayakan karya sastra sebagai bahan bacaan siswa, resepsi sastra, t…
Usaha menduniakan sastra Indonesia yang sedang digalakkan mau tidak mau mensyaratkan satu hal penting, yakni pengetahuan tentang pengarang itu sendiri, yang mencakup jejak proses kreatif, pengembangan diri pengarang, dan karya yang dihasilkan. Buku ini mencoba menelusuri jejak pengarang sejak masa pres muncul, 1880 hingga 1980. Tujuh pengarang yang menghasilkan karya dalam kurun waktu satu abad…
Dongengklasik Iliad dikisahkan kembali dari sudut pandang Briseis, yang hanya sedikit disebut-sebut meskipun perannya sangat menentukan. Dalam Perempuan-Perempuan Kelu, Brises mekar, hidup, menjadi sosok yang nyata: pengamatannya tajam, kepedihannya dipendam, dan ia menjalin hubungan dengan para budak perempuan lain yang menjadi pelacur, pesawat, petugas yang memandikan mayat, dan kurban darah.…
Ketika sebuah rasa serta harapan ditempatkan atau disampaikan dengan cara yang salah maka hanya ada kecewa di akhir cerita. Begitu pula dengan rasa rindu. Sampaikanlah rindu itu melalui untaian indah di setiap sujud dan do'a. Tersadar, bahwa sebaik-baiknya 'kerinduan' adalah rindu karenaNya. Kini, semua rasaku akan tercurahkan kepadaNya. Semua rinduku akan terjaga untukNya. Hingga saatnya tiba,…