ANALISIS KOMPARASI JEJAK PERADABAN BELANDA SEBAGAI PRODUK DAN LAYANAN WISATA PUSAKA BERKELANJUTAN DI KAWASAN WELTEVREDEN JAKARTA DAN PUSAT KOTA TUA BANDUNG
Kawasan Weltevreden Jakarta maupun Kota Tua Bandung memiliki kekuatan dan keunggulan menjadi representasi penyebaran peradaban yang bermanfaat, khususnya di masa pascapandemi. Sumber daya pusaka dari Jejak peradaban Belanda menjadi potensi komponen tur yang dapat dikemas menjadi wisata pusaka berkelanjutan. Tujuan penelitian menganalisis proses pengembangan, strategi sinergitas pengelolaan, cara penerapannya, strategi pemanfaatan, peran difusi budaya pada kedua kota. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif komparatif dan deskriptif dengan metode wawancara semistruktural. Teori difusi budaya digunakan untuk menyoroti permasalahan yang ada. Kebaruan penelitian ini adalah model pengembangan wisata pusaka berkelanjutan yang ditempuh dengan lima pertanyaan penelitian. Hasil penelitian pertama menunjukkan bahwa kedua kawasan ini memiliki memiliki proses pengembangan kawasan yang sama, yaitu terarah dan bergerak maju.