Pengaruh Daya Tarik Wisata Religi Terhadap Kepuasan Pengunjung Di Masjid Istiqlal Jakarta
Penelitian ini menganalisis pengaruh daya tarik wisata religi terhadap
kepuasan pengunjung di Masjid Istiqlal Jakarta, yang dikenal sebagai salah satu
masjid terbesar di Asia Tenggara. Wisata religi berfokus pada tempat-tempat
dengan nilai keagamaan, memberikan kesempatan untuk individu belajar,
bersenang-senang dan menjalankan kegiatan keagamaan. Metode yang digunakan
adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan 100 responden yang
telah mengunjungi Masjid Istiqlal Jakarta pada tahun 2024. Teknik purposive
sampling dan skala likert 1-5 digunakan untuk mengumpulkan data. Analisis data
dilakukan melalui berbagai uji statistik, termasuk uji validitas, uji reliabilitas, uji
statistik deskriptif, uji mean, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi (R2)
dan uji T. Hasil menunjukkan bahwa semua pernyataan untuk variabel daya tarik
wisata religi dan kepuasan pengunjung valid, dengan nilai reliabilitas masingmasing
0,941 dan 0,858. Rata-rata nilai daya tarik wisata religi adalah 4,36,
sedangkan kepuasan pengunjung adalah 4,35. Uji koefisien korelasi menunjukkan
hubungan positif yang kuat antara kedua variabel dengan nilai 0,777. Daya tarik
wisata religi mempengaruhi kepuasan pengunjung sebesar 60,4%, dan uji regresi
linear menunjukkan pengaruh positif yang signifikan. Nilai signifikansi uji T
sebesar 0,000 menunjukkan bahwa hipotesis H1 diterima. Kesimpulan dari
penelitian ini adalah bahwa daya tarik wisata religi memiliki pengaruh signifikan
terhadap kepuasan pengunjung di Masjid Istiqlal Jakarta, menegaskan pentingnya
aspek religious dalam pengalaman pengunjung.