Pengaruh Kerak Telor Terhadap Daya Tarik Wisata Kuliner Di Jakarta
Kerak telor adalah kuliner tradisional khas Betawi yang memiliki nilai
historis dan budaya yang tinggi. Namun, popularitasnya cenderung menurun di
tengah persaingan dengan kuliner modern dan globalisasi. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh kerak telor terhadap daya tarik wisata kuliner di
Jakarta. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan
data melalui kuesioner kepada 100 wisatawan lokal yang mengunjungi Jakarta. Data
diolah dan dianalisis melalui uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, analisis
koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan regresi linear sederhana menggunakan
aplikasi SPSS versi 27. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar
0,763, yang menunjukkan hubungan positif dan kuat antara kerak telor dan daya tarik
wisata kuliner di Jakarta. Uji koefisien determinasi menunjukkan bahwa 66,2% daya
tarik wisata kuliner di Jakarta dipengaruhi oleh keberadaan kerak telor. Selain itu,
hasil uji regresi linear sederhana yang menghasilkan nilai positif menunjukkan
adanya pengaruh antara kerak telor dan daya tarik wisata kuliner di Jakarta.
Penelitian ini juga memberikan masukan terkait kurangnya promosi kerak telor di
media sosial dan kebersihan pada tempat wisata kuliner di Jakarta.