MODEL PERILAKU WISATAWAN MANCANEGARA
TERHADAP PUSAKA MAKANAN INDONESIA
Hasil analisis menunjukkan bahwa perubahan dalam nilai pengalaman,
nilai konsumsi, dan kepuasan tidak memiliki pengaruh yang cukup kuat terhadap
niat berperilaku melalui sikap terhadap pusaka makanan secara signifikan.
Namun, beberapa temuan menunjukkan adanya pengaruh positif signifikan, yaitu
Nilai pengalaman terbukti memiliki pengaruh positif signifikan terhadap niat
berperilaku, nilai konsumsi berpengaruh signifikan terhadap sikap serta terhadap
niat berperilaku. Kepuasan juga berpengaruh signifikan terhadap sikap, serta
terhadap niat berperilaku. Hasil R
variabel sikap dan variabel minat perilaku
menghasilkan hasil sedang.
Penemuan ini menyarankan bahwa faktor lain seperti norma sosial,
ketersediaan pusaka makanan, atau preferensi pribadi lebih dominan dalam
mempengaruhi niat berperilaku. Oleh karena itu, diperlukan strategi
pengembangan yang lebih komprehensif untuk meningkatkan kualitas dan
aksesibilitas pusaka makanan, serta promosi budaya Gastronomi Indonesia untuk
menarik wisatawan mancanegara. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk
memahami secara mendalam faktor-faktor yang mempengaruhi niat berperilaku
konsumen dalam konteks pusaka gastronomi di Indonesia.