STRATEGI PENGELOLAAN MUSEUM BALAPUTRA DEWA SEBAGAI
DAYA TARIK WISATA HERITAGE
DI PALEMBANG
Salah satu museum yang ada di kota Palembang yaitu
museum Balaputradewa. Berdasarkan hasil observasi awal yang peneliti lakukan terlihat
bahwa tidak guide, tidak adanya peta atau penunjuk arah untuk membantu wisatawan
memilih alur tempat sejarah yang ada di Museum, kurangnya kebersihan yang ada di
dalam ruangan museum dan masih kurangnya penyediaan barang-barang souvenir
sebagai tanda oleh-oleh yang ada di Museum Negeri Sumatera Selatan Balaputera Dewa,
dan terlihat juga sistem pencahayaan yang kurang optimal didalam ruang museum
sehingga hal ini mempengaruhi penglihatan bagi wisatawan yang sudah lanjut usia.
Luasnya Museum Balaputra Dewa yang terdapat peninggalan Kerajaan Sriwijaya tidak
diimbangi dengan jumlah SDM yang mengakibatkan kontrol pengawasan berjalan kurang
optimal, serta terlihat juga museum ini terlihat kotor dan tidak terawat. Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui pengelolaan Museum Balaputra Dewa serta mengetahui strategi
pengembangan Museum Balaputra Dewa. Metode penelitian dalam tulisan ini kualitatif
dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian bahwa Museum Balaputra Dewa
telah melaksanakan perencanaan sesuai dengan visi dan misi, penggerakkan dalam
menjalankan fungsi museum sebagai daya tarik wisata heritage, melakukan kegiatan
pameran dan mengontrol pengelolaan dengan baik. Secara keseluruhan pengelolaan
Museum Balaputra Dewa sudah baik, disini terlihat dari empat proses manajemen yaitu
perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan dimana sudah berjalan
dengan cukup baik walaupun di sisi anggaran dimana dalam hal ini bangunan fisik
Museum Balaputradewa belum dapat dilakukan pemeliharaan yang baik dan perawatan
serta renovasi.