KAJIAN REKOGNISI DAN ASPEK SPIRITUAL SEBAGAI
DETERMINAN PENGEMBANGAN EKOWISATA RELIGI
PERSPEKTIF ISLAM DI PROVINSI DAERAH KHUSUS
JAKARTA
Melaksanakan fitrah perjalanan wisata sudah diperintahkan dalam Al-Quran dan
hadist sejak berabad-abad lalu. Salah satu perintah mulia tersebut ada pada Q.S Al
Mulk Ayat 15 yang berbunyi “Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi
kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari
rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan.”
Perintah wisata dalam perspektif Islam juga dituangkan dalam hadist Riwayat
Abu Huraihah yang berbunyi “Bepergianlah kalian, agar kalian mendapatkan
Kesehatan”Provinsi Wisata religi adalah jenis wisata yang melibatkan perjalanan
ke tempat-tempat suci atau lokasi yang memiliki makna keagamaan untuk tujuan
spiritual, ziarah, dan mencari pengalaman keagamaan. Termasuk kunjungan ke
berbagai tempat ibadah, tempat ziarah, dan partisipasi dalam ritual atau festival
keagamaan bertema spiritual. Adapun tujuan penelitian ini adalah 1) Mengukur
pengaruh rekognisi dan aspek spiritual terhadap pengembangan destinasi
ekowisata religi di Provinsi Daerah Khusus Jakarta, 2) Menganalisis faktor
kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan destinasi
ekowisata religi di Provinsi Daerah Khusus Jakarta., 3) Merumuskan strategi
optimasi pengembangan destinasi ekowisata religi di Daerah Khusus Jakarta.
Penelitian ini dilakukan di Jakarta selama 4 bulan. Adapun analisis data meliputi
Validitas, Reabilitas, Analisis Statistik Deskriptif, Determinasi, Normalitas,
Analisis SWOT, One Score One Indicator Scoring System. Metode penelitian
menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, populasi dan sampel adalah
pengunjung destinasi ekowisata religi di Provinsi Daerah Khusus Jakarta dengan
tiap destinasi 30 responden setiap 5 destinasi religi.