ORIENTASI PENGEMBANGAN EKOWISATA DI DESA
WISATA MUNTEI, PULAU SIBERUT, KABUPATEN
KEPULAUAN MENTAWAI
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi pengembangan ekowisata
di Desa Wisata Muntei, Pulau Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai, serta
mengevaluasi orientasi pengembangan ekowisata yang berkelanjutan. Metode
penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan
deskriptif. Teknik pengambilan sampel, peneliti menggunakan Probability
Sampling dan Simple Random Sampling. Dalam Penelitian ini, Peneliti
menggunakan dua jenis stakeholder yaitu masyarakat dengan sampel sebanyak 70
responden dan pemerintah sebanyak 30 responden. Data dikumpulkan melalui
observasi, wawancara mendalam dengan masyarakat lokal, dan analisis dokumen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Muntei memiliki berbagai potensi
ekowisata, termasuk keanekaragaman hayati, budaya lokal, dan keindahan alam
yang memikat. Namun, pengembangan ekowisata di desa ini menghadapi
beberapa tantangan seperti infrastruktur yang kurang memadai, kurangnya
kesadaran masyarakat akan pentingnya ekowisata, serta minimnya promosi dan
pemasaran. Penelitian ini menyarankan beberapa strategi untuk mengatasi
tantangan tersebut, seperti peningkatan infrastruktur, edukasi dan pelatihan bagi
masyarakat lokal, serta penguatan kerjasama antara pemerintah, masyarakat, dan
sektor swasta. Dengan pendekatan yang holistik dan partisipatif, diharapkan Desa
Muntei dapat menjadi destinasi ekowisata yang berkelanjutan dan memberikan
manfaat ekonomi serta konservasi lingkungan bagi masyarakat setempat.