KEBERADAAN GETUK LINDRI DI KELURAHAN
KEDUNGSARI, MAGELANG UTARA, JAWA TENGAH
Penelitian ini mengkaji keberadaan getuk lindri sebagai makanan tradisional di
Kelurahan Kedungsari, Magelang Utara, Jawa Tengah. Getuk lindri, kudapan
khas Jawa Tengah berbahan dasar singkong, telah menjadi bagian integral dari
warisan kuliner dan budaya kuliner turun – menurun di wilayah tersebut. Tujuan
penelitian ini adalah untuk menganalisis keberadaan getuk lindri dalam kehidupan
masyarakat dalam konteks bahan baku dan teknik olah, mengidentifikasi
tantangan yang dihadapi oleh para pengrajin, serta mengevaluasi upaya
pelestarian dan pengembangan produk ini. Metode penelitian yang digunakan
adalah penelitian deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara
mendalam, studi pustaka, dan penyebaran kuesioner. Sampel penelitian terdiri dari
pengrajin getuk masyarakat di Kelurahan Kedungsari, Magelang Utara, Jawa
Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa getuk lindri memiliki signifikansi
kultural bagi masyarakat Kedungsari karena keberadaannya sudah ada sejak
zaman penjajahan Jepang di Indonesia. Para pengrajin menghadapi tantangan
seperti persaingan dengan makanan modern. Namun, berbagai inisiatif telah
dilakukan untuk melestarikan dan mengembangkan produk ini, termasuk dalam
produksi dan pemasaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun
menghadapi berbagai tantangan, getuk lindri tetap menjadi elemen penting dalam
identitas kuliner dan ekonomi Kelurahan Kedungsari, Magelang Utara, Jawa
Tengah. Rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut meliputi peningkatan
dukungan pemerintah, edukasi mengenai makanan tradisional getuk lindri, dan
strategi pemasaran yang lebih modern.
Ketersediaan
Perpustakaan Lt. 2
Patricia Aprillita Chrisma Dei 2153010007