PENGARUH KOMPONEN DESTINASI WISATA, ELECTRONIC WORD
OF MOUTH DAN CITRA DESTINASI TERHADAP KEPUTUSAN
BERKUNJUNG ULANG MELALUI KEPUASAN WISATAWAN SEBAGAI
VARIABEL INTERVENING DI DESA WISATA BURAI KABUPATEN
OGAN ILIR SUMATERA SELATAN
Desa wisata Burai merupakan salah satu desa yang diarahkan untuk menjadi desa
ekowisata sejak tahun 2017, diawali oleh program inisiatif masyarakat yang
kemudian mendapatkan dukungan dari Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera
Selatan, Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir, BUMN dan lembaga lainnya. Desa
wisata Burai awalnya dipopulerkan sebagai kampung warna warni oleh masyarakat
secara bergotong royong dengan melakukan pengecatan dengan berbagai warna
pada jalan setapak desa, tempat ibadah dan rumah penduduk di sepanjang pinggiran
Sungai Kelakar. Dari daya tarik wisata yang ditawarkan bermacam-macam
diharapkan bisa menarik minat berkunjung wistawan ke Desa Wisata Burai. Namun
kunjungan wisatawan di Desa Wisata Burai jumlahnya fluktuatif, ini juga dapat
dipengaruhi oleh kurangnya minat wisatawan untuk melakukan kunjungan ulang.
Melihat permasalah di atas, bahwa minat wisatawan untuk berkunjung ulang ke
Desa Wisata Burai diduga masih kurangnya inovasi-inovasi baru terkait komponen
destinasi wisata, electronic word of mouth dan citra destinasi dari Desa Wisata
Burai yang juga berpengaruh terhadap kepuasan wisatawan. Metode yang
digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan jumlah
responden sebanyak 340 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
komponen destinasi wisata dan electronic word of mouth tidak berpengaruh
terhadap kepuasan pengunjung dan keputusan berkunjung ulang sedangkan citra
destinasi berpengaruh terhadap kepuasan pengunjung tetapi tidak berpengaruh
terhadap keputusan berkunjung ulang dan kepuasan wisatawan berpengaruh
terhadap keputusan berkunjung ulang. Peran intervening kepuasan wisatawan
hanya bisa memengaruhi citra destinasi dengan keputusan berkunjung ulang
sedangkan untuk komponen destinasi wisata dan electronic word of mouth tidak
berpengaruh dengan keputusan berkunjung ulang. Penelitian ini memberikan
masukan saran untuk pihak pengelola dalam meningkatkan kunjungan wisatawan.