MODEL PERILAKU SIRKULER
KONSUMEN DIGITAL PARIWISATA
Meningkatnya fenomena konsumen digital dan konsumsi di aplikasi
pengiriman makanan menciptakan masalah sosial, ekonomi, dan lingkungan.
Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan model yang menggabungkan efek
langsung dan tidak langsung dari nilai manfaat, nilai hedonis, nilai konsumsi
(variabel intervening), pengambilan keputusan digital, dan perilaku sirkuler
konsumen digital saat menggunakan aplikasi pengiriman makanan di Daerah
Khusus Jakarta, Indonesia.
Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, menggunakan metode survei
dan Teknik purposive sampling. Didapatkan 240 sampel yang memenuhi kriteria
dan digunakan SPSS dan PLS-SEM untuk pengolahan data. Temuan
mengkonfirmasi bahwa nilai konsumsi sebagai variabel intervening berpengaruh
positif dan signifikan (mediasi penuh) terhadap nilai hedonis dan pengambilan
keputusan secara online. Namun, nilai konsumsi sebagai variabel intervening
berpengaruh negatif dan tidak signifikan (mediasi parsial) terhadap nilai manfaat
terhadap pengambilan keputusan secara online. Nilai konsumsi memiliki
pengaruh terhadap variabel lain (R
) sebanyak 60.4%.
2
Penelitian ini bermanfaat bagi pemerintah untuk membuat aturan dan
strategi yang tepat terkait perilaku konsumen digital saat menggunakan aplikasi
pesan-antar makanan, industri restoran untuk menciptakan kampanye dan
produk/layanan yang berkelanjutan, serta media untuk menawarkan iklan yang
tepat untuk mendorong konsumen bertindak bijaksana demi menjaga kelestarian
dunia. Model yang diusulkan dalam penelitian ini menyempurnakan pemahaman
keseluruhan tentang pemasaran pariwisata berkelanjutan, ekonomi berbagi dalam
pariwisata, dan konsumen digital dalam industri pariwisata.