MODEL REVISIT INTENTION PADA WISATA HERITAGE
DI INDONESIA
STUDY PADA WARISAN BUDAYA KERATON
DI PULAU JAWA
Indonesia memiliki beragam warisan budaya, salah satunya adalah keraton
yang tersebar di Pulau Jawa. Penelitian tentang revisit intention pada wisata
heritage, khususnya keraton, penting untuk meningkatkan daya tarik dan
keberlanjutan pariwisata budaya di Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain
kuantitatif dengan paradigma positivistik pada motivasi perjalanan, keterlibatan
pengunjung, pengalaman pengunjung, citra destinasi, kepuasan pengunjung, dan
minat berkunjung kembali. Lokasi penelitian ini di Kabupaten Sumedang, Kota
Cirebon, Kota Solo, DI Yogyakarta Metode penentuan sampel menggunakan nonprobability
sampling
dengan
tehnik
purposive
sampling
dengan
jumlah
responden
400
reposnden.
Hipotesis
diuji
dengan
menggunakan
analisis
jalur
(path
analysis)
untuk
mengukur
koefisien
korelasi
melalui
kuesioner
dengan
skala
ordinal
dalam
skala
likert. Pengujian hipotesis penelitian dilakukan dengan pendekatan
Structural Equation Model (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) untuk
mengukur Validitas dan Reliabilitas serta Structural Inner Model dan Outer
model. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah visitor engagement,
destination image, visitor experience, dan satisfaction berpengaruh terhadap
revisit intention. Variabel yang paling berpengaruh signifikan adalah visitor
engagement dan Destination image namun travel motivation tidak berpengaruh
secara signifikan terhadap revisit intention.