Analisis Strategi Pengelolaan Destinasi Wisata Kota Tua
Jakarta
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan
melalui metode wawancara dan penyebaran kuesioner. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis manajemen pengelolaan destinasi wisata Kota Tua Jakarta dan
strategi pengelolaannya oleh Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Jakarta.
Untuk mengetahui manajemen pengelolaan destinasi wisata Kota Tua Jakarta,
peneliti menggunakan teori fungsi manajemen Henry Fayol, yaitu perencanaan,
pengorganisasian, pengarahan/pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi. Untuk
mengetahui strategi pengelolaan destinasi wisata di Kota Tua Jakarta, peneliti
menggunakan teknik analisis data SWOT(strengthss, weaknesseses, opportunities
dan threatss). Analisis SWOT dilakukan dengan matriks IFAS (internal factor
analysis summary) dan EFAS (external factor analysis summary) yang
menunjukkan posisi Kota Tua saat ini. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
manajemen pengelolaan destinasi wisata Kota Tua Jakarta sudah baik. Unit
Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Jakarta sudah melaksanakan tugas serta
fungsi manajemen dengan baik, hal itu ditunjukkan pada data yang didapatkan
pada total skor IFAS (Strengthss – Weaknesseses) sebesar 3.546 yang
dikategorikan memiliki strategi yang baik serta skor EFAS (Opportunities –
Threats) sebesar 3.558 yang dikategorikan memiliki strategi yang baik juga. Hasil
tersebut menempatkan pengelolaan Kota Tua Jakarta berada pada diagram 1
(3.54;3.55) dan strategi yang harus diterapkan adalah strategi agresif atau
pertumbuhan.
Kata Kunci: Manajemen, Strategi Pengelolaan, Analisis SWOT.