PERAN SAYUR BESAN SEBAGAI HANTARAN ACARA PERNIKAHAN PADA MASYARAKAT BETAWI PINGGIRAN DI KECAMATAN PINANG, KOTA TANGERANG
Studi ini mengeksplorasi masakan Betawi tradisional, berfokus pada rasa dan tekstur yang unik, dan hubungannya dengan budaya Betawi. Penelitian ini
menggunakan metodologi kualitatif deskriptif, mengumpulkan data melalui
pengamatan, observasi, dan dokumentasi, yang akan dianalisis dari berbagai sudut pandang, termasuk komposisi makanan Betawi, simbolisme dan makna makanan betawi dalam sebuah cerita, dan presentasi Makanan Betawi. Studi ini berfokus pada makanan Betawi, yang biasanya dikonsumsi oleh komunitas Betawi dengan preferensi unik dan dapat dianggap sebagai warisan budaya sebelum menjadi budaya Betawi dan konflik antara komunitas betawi dan non-Betawi. Studi ini juga menyoroti pentingnya memahami lingkungan dan masyarakat yang mengelilingi makanan Betawi dan peran literatur dan rumor dalam mempromosikan makanan betawi. Penelitian ini menekankan pentingnya memberikan informasi yang akurat tentang pentingnya makanan Betawi untuk membantu komunitas memprioritaskan dan mendukung makanan betawi, serta bagaimana membuat makanan tradisional lebih menarik bagi orang. Secara keseluruhan, penelitian ini menyoroti pentingnya konservasi dan promosi makanan Betawi di komunitas Betawi.
Kata kunci (key words): sayur besan, masyarakat betawi pinggiran, kuliner
tradisional betawi, hantaran pernikahan.
Ketersediaan
Perpustakaan Lt. 2
NUR FATHIMATUZ ZAHROH 2153050098