LAPORAN KEGIATAN PROYEK AKHIR BERBASIS WORKSHOP KEWIRAUSAHAAN “NASGORIANG”
Nasi goreng memiliki awal yang sama dengan versi nasi
goreng lainnya; sebagai cara untuk menghindari pemborosan nasi. Menggoreng nasi
dapat mencegah penyebaran kuman, bakteri, mikroba berbahaya, terutama dalam
teknologi pra-pembekuan di Indonesia dan juga menghindari kebutuhan untuk
membuang makanan yang berharga. Nasi goreng secara tradisional disajikan di rumah
untuk sarapan dan secara tradisional dibuat dari nasi sisa dari malam sebelumnya.
Selain bahan-bahan seperti bawang merah, tomat, paprika dan cabai, nasi goreng
dengan potongan daging ayam atau sapi; biasanya sisa dari masakan daging ayam atau
sapi. Nasi goreng sering digambarkan sebagai modifikasi nasi goreng Indonesia dan
dengan resep nasi goreng lainnya di Asia, telah disarankan untuk melacak asal-usulnya
dari nasi goreng Tiongkok Selatan. Namun, tidak jelas kapan Indonesia mulai
menerima nasi goreng Tiongkok dan membuat versi mereka sendiri.