UJI COBA PEMBUATAN KASTENGEL SUBSTITUSI TEPUNG KACANG MERAH
Tepung kacang merah memiliki kandungan protein yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan tepung lainnya. Selain itu juga kandungan energi dari tepung kacang merah lebih tinggi maka sangat baik sekali dikonsumsi oleh semua golongan. Tidak hanya untuk kue kering saja namun dapat dijadikan bahan produk untuk roti-rotian atau kue bolu lainnya, karena dari masing-masing tekstur tepung kacang merah juga hampir sama dengan tepung terigu jadi dapat dijadikan bahan utama dari pembuatan kue. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui perbedaan dari penggunaan tepung kacang merah jika digunakan sebagai bahan subtitusi tepung terigu dalam pembuatan kue kastengel dengan presentase tepung kacang merah 30%, 60%, 90% ditinjau dari segi rasa, tekstur, dan warna (2) Untuk mengetahui tingkat kesukaan dan daya terima masyarakat terhadap produk kastengel jika berbahan dasar tepung kacang merah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian ekperimen, rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Analisis data menggunakan analisis rerata untuk menganalisis uji kesukaan yaitu one way annova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Tidak ada perbedaan dari uji organoleptik tepung kacang merah substitusi tepung terigu dengan persentase 240 (100% tepung terigu), 230 (90% tepung kacang merah: 10% tepung terigu), 220 (60% tepung merang : 40% tepung terigu), 210 (30% tepung kacang merah : 70% tepung terigu) ditinjau dari aspek rasa, warna dan tekstur. (2) Tingkat kesukaan masyarakat terhadap keempat kode kastengel tepung kacang merah substitusi tepung terigu dengan persentase yang berbeda ditinjau dari aspek rasa, warna dan tekstur ialah pada kode 240 (100% tepung terigu), 230 (90% tepung kacang merah: 10% tepung terigu) masyarakat menyukai tekstur pada kode 210 (30% Tepung Kacang Merah).