Archipelagic Tourism dengan Pendekatan Pentahelix : 5 Pulau dalam Kawasan Taman Nasional Bunaken Provinsi Sulawesi Utara
Buku Pengembangan Archipelagic Tourism dengan pendekatan pentahelix berisi tentang pengembangan pariwisata kepulauan (archipelagic tourism) di 5 (lima) pulau dalam kawasan taman nasional Bunaken, provinsi Sulawesi Utara yang masing – masing pulau memiliki keunggulan masing-masing. 5 (lima) pulau tersebut antara lain : pulau Bunaken, pulau Mantehage, pulau Manado Tua, pulau Nain dan pulau Siladen. Pariwisata kepulauan atau archipelagic tourism dalam pembangunan kepariwisataan saat ini dianggap sebagai sesuatu yang penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan serta memajukan pendapatan daerah di pulau-pulau kecil. Pendekatan pentahelix diperkenalkan untuk menjamin bahwa semua stakeholder pariwisata dapat terlibat sekaligus memberikan penguatan dalam hal pengawasan kawasan pariwisata kepulauan di 5 pulau tersebut untuk mencegah terjadinya over exploitasi sekaligus penguatan dalam pemanfaatan potensi 5 pulau yang dapat dikemas menjadi keunggulan kawasan khususnya dalam pengelolaan pariwisata Taman Nasional Bunaken.