MODEL PENGEMBANGAN WISATA MAKANAN DESTINASI CHINATOWN DI PULAU JAWA
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pengembangan pariwisata
makanan yang efektif di destinasi Chinatown di Pulau Jawa. Model pada
penelitian ini berfokus pada aspek pengelolaan yang mempengaruhi niat
kunjungan ulang wisatawan di masa depan. Metode penelitian yang digunakan
adalah Mix Method dan melibatkan responden yang pernah berkunjung ke
destinasi Chinatown di Jakarta, Bandung, dan Semarang selama 3 tahun terakhir.
Penelitan diuji menggunakan analisis jalur dan pendekatan Structural Equation
Model (SEM) berbasis Lisrel 8.8. Selain itu, dilakukan pengembangan model
menggunakan analisis sistem dinamik berbasis software Vensim PLE x2 untuk
memprediksi jumlah kunjungan wisatawan di masa depan apabila model yang
ditemukan dapat diaplikasikan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemangku
kepentingan dan makanan etnik Tionghoa memiliki pengaruh langsung yang
signifikan terhadap pengalaman berkesan wisatawan. Selain itu, terbentuk juga
pengaruh tidak langsung dari pemangku kepentingan dan makanan etnik Tionghoa
terhadap niat kunjungan ulang wisatawan.