ANALISIS STRATEGI PEMULIHAN PARIWISATA DI ERA NEW NORMAL STUDI KASUS DUNIA FANTASI JAKARTA
Dengan melihat persepsi dan strategi pengelola dan wisatawan atas pemulihan bisnis
pariwisata di era new normal menghadapi pemulihan di Dunia Fantasi Jakarta. Tujuan
penelitian adalah 1) menganalisis persepsi pengelola tentang strategi pemulihan bisnis
pariwisata pada era new normal di Dunia Fantasi, dan 2) merumuskan strategi pemulihan
bisnis pariwisata pada era new normal tourism di Dunia Fantasi. Hal ini dilakukan karena
penting bagi banyak pihak, karena menjadi sumber devisa. Penelitian ini menggunakan
metode kuantitatif deskriptif dengan sampel tertentu untuk menggambarkan dan menguji
hipotesis yang ditetapkan untuk adanya informasi yang luas dan data pengaruh pada variabel.
Pendekatan penelitian deskriptif, untuk menggambarkan dan menjelaskan subjek dan objek
penelitian, penelitian ini dilakukan di Dufan dengan data primer dan sekunder dengan metode
uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, mean, signifikansi (Kruskal-Wallis) dan analisis
SWOT. Populasi adalah seluruh pengelola dan wisatawan, dengan sampel sebanyak 30
responden pengelola dan 84 responden wisatawan. Sampel karyawan untuk menganalisis uji
mean dan analisis SWOT. Sedangkan analisis signifikansi (Kruskal-Wallis) menggunakan
sampel pengelola dan wisatawan, pemilihan sampel berdasarkan convenience sampling
dengan melakukan survei, yaitu mendistribusikan kuesioner kepada responden. Sedangkan
untuk melakukan analisis SWOT, penulis melakukan observasi di lapangan secara langsung.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi karyawan tentang strategi pemulihan bisnis
pariwisata pada era new normal di Dunia Fantasi memiliki makna baik (5,95). Dalam hal ini
mean tertinggi memiliki nilai 6.40 dengan item “Meningkatkan pelayanan oleh karyawan
diberikan sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19” hal ini memiliki makna yang sangat
baik dan mean terendah sebesar 5,47 untuk pernyataan “Ekspansi wilayah Dufan melalui
inovasi Dufan Oceania (area pesisir pantai ancol barat)” hal ini memiliki makna baik dalam
kriteria penelitian. Selain itu, uji signifikansi (Kruskal-Wallis) menunjukkan adanya
perbedaan yang signifikan dalam respon yang diperoleh dari pengelola dan wisatawan.
Pengelola melalui analisis SWOT dapat melakukan strategi agresif (growth-oriented
strategy), dengan melakukan seperti: Penambahan jumlah merchant makanan dan minuman,
promosi melalui sertifikasi yang dimiliki oleh Dunia Fantasi, Inovasi melalui wahana yang
beragam, Promosi yang dapat mengangkat nama Indonesia, dan Promosi melalui media sosial
yang lebih meluas. Dengan menerapkan strategi yang dimaksud, diharapkan dapat berdampak
untuk pemulihan bisnis pariwisata bagi Dufan.
Ketersediaan
Tidak ada salinan data
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
1953010047
Penerbit
Jakarta :
Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti.,
2023