TINJAUAN SEJARAH GASTRONOMI COTO MAKASSAR DI KABUPATEN GOWA
Coto Makassar biasa disantap dengan ketupat atau burasa, dan dilengkapi juga dengan
sambal taoco. Penggunaan taoco ini memperkuat dugaan kalau makanan ini
dipengaruhi oleh makanan Cina yang sudah dikenal pada abad ke-16. Diduga juga
kalau Coto Makassar sudah ada sejak zaman Somba Opu, pusat Kerajaan Gowa, yang
pernah berjaya pada tahun 1538. Agak disayangkan, sebagai makanan yang sudah ada
turun temurun dan mempunyai nilai sejarah yang kental, Coto Makassar sebagai makanan
utama yang khas dari kota Makassar ini merupakan produk unggul tetapi belum diketahui
banyak orang mengenai sejarah dan tinjauan gastronominya, baik masyarakat di dalam maupun di
luar Sulawesi. Langkah awal yang dapat diambil adalah dimulai dari merangkum sejarah
lengkap mengenai Coto Makassar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui sejarah lengkap tentang Coto Makassar, fungsinya, perkembangannya
hingga saat ini, dan juga untuk mendokumentasikannya supaya kuliner tradisional
ini lebih diketahui masyarakat dan tetap terjaga kekhasannya. Penelitian ini
menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data yang dipakai adalah
narasumber, tempat peristiwa, serta dokumen. Teknik pengumpulan data yang
digunakan aalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data
yang digunakan adalah analisis data yang dilakukan secara interaktif dan
berlangsung secara terus menerus sejak pengumpulan data di lapangan dan terus
dilakukan hingga pengumpulan data selesai dilakukan. Hasil penelitian
menunjukan bahwa Coto Makassar merupakan salah satu kuliner khas dari kota
Makassar yang berbahan dasar daging.
Ketersediaan
Belum memasukkan lokasi
1863620006
PA220085
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
1863620006
Penerbit
Jakarta :
Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti.,
2020